NAMA  : RIZKI AMELIA LESTARI
NIM : 1848201010

MATA KULIAH : METODE PENELITIAN


1.    INSTRUMEN PENELITIAN

A.  Pengertian Instrumen Penelitian

Dalam sebuah penelitian ilmiah ada salah satu hal yang harus dipikirkan yaitu instrumen penelitian atau sering disebut juga dengan alat pengumpul data. Penelitian dapat diartikan sebagai suatu proses penyelidikan secara sistematis yang ditujukan pada penyediaan informasi untuk menyelesaikan masalah. Suatu instrumen yang baik tentu harus memiliki validitas dan realibitas yang baik. Untuk memperoleh instrument yang baik tentu selain harus diujicobakan, dihitung validitas dan realibiltasnya juga harus dibuat sesuai kaidah-kaidah penyusunan instrument.

Instrumen penelitian adalah semua alat yang digunakan untuk mengumpulkan, memeriksa, menyelidiki suatu masalah. Instrumen penelitian dapat diartikan pula sebagai alat untuk mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan menyajikan data-data secara sistematis serta objektif dengan tujuan memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis. Jadi semua alat yang bisa mendukung suatu penelitian bisa disebut instrumen penelitian.

Menurut Ibnu Hajar, instrumen penelitian merupakan alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan informasi kuantitatif tentang variabel yang berkarakter dan objektif, Adapun jenis data yang dimaksud diantaranya adalah data kualitatif dan data kuantitatif Sedangkan Menurut Suharsimi Arikunto, instrumen penelitian merupakan alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam melakukan kegiatan untuk mengumpulkan data agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya. Instrumen valid ialah instrumen yang dengan tepat mengukur apa yang harus diukur. Instrumen reliabel jika hasil pengukurannya bersifat konsisten

B.  Jenis-jenis instrumen penelitian

1)   Instrumen Penelitian Untuk Penelitian Kualitatif

2)    Instrumen Penelitian Untuk Penelitian Kuantitatif

3)   Dalam penelitian kuantitatif kualitas instrumen penelitian berkenaan dengan validitas dan reliabilitas instrumen dan pengumpulan data berkenaan ketepatan cara-cara yang digunakan untuk mengumpulkan data. Instrumen dalam penelitian kuantitatif dapat berupa:

a.    Tes

b.    Angket (quesioner)

Angket terdiri dari beberapa bentuk, yaitu:

·      Angket berstruktur, yaitu angket yang menyediakan beberapa kemungkinan jawaban

·      Angket tak berstruktur, yaitu bentuk angket yang memberikan jawaban secara terbuka dimana responden secara bebas menjawab pertanyaan tersebut.

c.    Observasi

Observasi atau pengamatan merupakan suatu teknik atau cara mengumpulkan data dengan jalan mengadakan pengamatan terhadap kegiatan yang sedang berlangsung.

d.   Wawancara

Wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui percakapan atau tanya jawab baik langsung maupun tidak langsung untuk mencapai tujuan tertentu

C.  Langkah-Langkah Menyusun Instrumen

Berikut langkah dalam penyusunan instrumen penelitian, yaitu :

Ø Mengidentifikasikan variabel-variabel yang diteliti.

Ø Menjabarkan variabel menjadi dimensi-dimensi

Ø Mencari indikator dari setiap dimensi.

Ø Mendeskripsikan kisi-kisi instrumen

Ø Merumuskan item-item pertanyaan atau pernyataan instrumen

Ø Petunjuk pengisian instrumen.

D.   Pengujian Validitas Instrumen

Ø Pengujian Validitas Konstruk

Ø Pengujian Validitas Isi (Content)

Ø  Pengujian Validitas Eksternal

E.    Pengujian Reliabilitas Instrumen

Ø Test retest

Ø Ekuivalen

Ø Gabungan

Ø  Internal Consistency

2.    TEKNIK PENGUMPULAN DATA

Teknik pengumpulan data adalah teknik atau &ara#&ara yang dapat digunakanoleh peneliti untuk pengumpulan data.’

Dalam penelitian teknik pengumpulan data adalah sebagai berikut:

·         Teknik Pengumpulan Data Primer

Teknik pengumpulan data primer merupakan pengumpulan data yang dilakukan secara langsung pada lokasi penelitian. Pengumpulan data primer dilakukan dengan instrument sebagai berikut :

a.       Wawancara mendalam yaitu dengan cara memberikan pertanyaan langsung kepada sejumlah pihak terkait yang didasarkan pada percakapan intensif dengan suatu tujuan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Metode wawancara ditujukan untuk informan penelitian yang telah ditetapkan.

b.      Observasi adalah kegiatan mengamati secara langsung objek penelitian dengan mencatat gejala- gejala yang ditemukan dilapangan untuk melengkapi data- data yang diperlukan sebagai acuan yang berkenaan dengan topik penelitian.

 

·      Teknik Pengumpulan Data Sekunder

Teknik pengumpulan data sekunder adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui studi bahan- bahan kepustakaan yang perlu untuk mendukung data primer. Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan instrumen sebagai berikut :

a.    Studi Kepustakaan yaitu pengumpulan data yang diperoleh dari buku- buku, karya ilmiah, pendapat para ahli yang memiliki relevansi dengan masalah yang diteliti.

b.    Studi Dokumentasi yaitu pengumpulan data yang diperoleh dengan menggunakan catatan- catatan tertulis yang ada dilokasi penelitian serta sumber- sumber lain yang menyangkut masalah yang diteliti dengan instansi terkait.

 

 Jenis Teknik Pengumpulan Data

a.    Angket : Angket (self-administered questionnaire)

b.    Wawancara.

c.    Observasi.

d.   Studi Dokumentasi

 

3.    ANALISIS DATA

Analisis data merupakan  proses mengorganisasikan dan mengurutkan data ke dalam pola, kategori dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang didasarkan oleh data.

A.    JENIS-JENIS ANALISIS DATA

Analisis data merupakan salah satu langkah penting dalam rangka memperoleh temuan-temuan hasil penelitian. Hal ini disebabkan, data akan menuntun kita ke arah temuan ilmiah, bila dianalisis dengan teknik-teknik yang tepat.

Dalam rangka analisis dan interpretasi data, perlu dipahami tentang keberadaan data itu sendiri. Secara garis besar, keberadaan data dapat digolongkan ke dalam dua jenis, yaitu :

  1. Data bermuatan Kualitatif

Data bermuatan kualitatif disebut juga dengan data lunak. Data semacam ini diperoleh melalui penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif, atau penilaian kualitatif.

b.      Data bermuatan Kuantitatif

Keberadaan data bermuatan kuantitatif adalah angka-angka (kuantitas), baik diperoleh dari jumlah suatu penggabungan ataupun pengukuran

B.     TEKNIK ANALISIS DATA

Teknik analisis data ada dua, yaitu teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif. Teknik analisis data kuantitatif berbeda dengan kualitatif.

a)    Teknik Analisis data kuantitatif

Analisis data dalam kuantitatif menggunakan pendekatan statistik.Dalam teknik analisis data menggunakan statistik, terdapat dua macam statistik yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan inferensial. Statistik inferensial meliputi statistik parametris dan non parametris.

·         Statistik deskriptif

Statistik deskreptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul

·         Frekuensi kumulatif

frekuensi yang dihitung secara meningkat kaeatas dari frekuensi yang paling rendah sampai dengan yang paling tinggi.

·         Statistik inferensial

Statistik inferensial, (sering juga disebut statistik induktif  atau statistik probabolitas ) adalah teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi

·         Statistik Parametris dan Nonparametris

Pada statistik parametris digunakan untuk menguji parameter populasi melalui statistik, atau menguji ukuran populasi melalui data sampel

C.     LANGKAH-LANGKAH ANALISIS DATA

·         Persiapan

·         Tabulasi

·         Penerapan data sesuai dengan pendekatan penelitian.

 


 

DAFTAR PUSTAKA

 

Sarwono, Jonathan. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu

Sugiyono. 2008. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

 

Arikunto, Suhaisimi. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

 

Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda

Komentar